Posted by: p3rsalman | July 11, 2010

30 Hari Lagi

Assalamualaikum..

yupss,tinggal 30 lagi ramadhan datang..

siapkah kita semua??

kini saatnya menunjukkan komitmenmu  para panitiaa..

untuk the best ramadhan ever

untuk khanazah islam nusantara..

BERGERAK!!!!

Posted by: p3rsalman | April 28, 2010

Open Recruitment P3R (Lanjutan!)

Ada apa sih di P3R tahun ini?

Seminar level internasional, Seminar level nasional, Pemecahan rekor, Baksos, Berbagai macam kajian, I’tikaf, Bazaar, Dan masih banyak lagi….. Wah seru bangetzzz!!!

Sebuah kesempatan untuk berekperimen mengadakan kegiatan-kegiatan yang professional, keren, dan berkualitas tapi ada muatan keislamannya,… P3R-lah tempatnya. Lebih dari itu, buat kamu yang mau menjadikan Ramadhan taun ini beda dengan yang lain, Ramadhan yang berkesan dan panen kebaikan… dengan ikut P3R semua itu bisa kamu wujudkan…….

Maka dari itu,,, Yuk!!! bergabung di P3R… agar Ramadhanmu menjadi sangat bermakna

Mau Masuk ke Divisi mana??? Sok Dipillih

Div. Pemberdayaan Umat

Mengadakan event-event yang bersifat untuk umum, dari level internasional sampai level kampong. Buat temen-temen yang tertarik dalam marketing dan dan event organizer di sini tempatnya.

Div. Penyambutan Mahasiswa Baru

Mengadakan PMB dan OHU, bereksperimen menarik masa terutama teman2 baru 2010 dan menciptakan sesuatu yang manstab dalam hal pertunjukkan dan pengadaan stand. Buat kamu yang gila ide bisa gabung di sini.

Fund Raising Division (FRD)

Nyari duit, bekerjasama dengan sponsor, bernegosisi dan terjun mempraktekan softskill, aktif dan komunikatif, intinya  yang pengen belajar jadi orang kaya gabung di FRD.

Div. Humas

Yang pengen punya jejaring sampai level intrnasional masuk sini aja. Nambah skill di bidang communication dan interpersonal serta human relationship. Berani ngomong ma orang-orang terkenal? Mau belajar ngomong? Disini tempatnyahhh!!!

Div. Pelayanan Jamaah

Mengadakan serangkaian pelayanan harian kepada jamaah, cocok banget buat kamu yang mau ningkatin iman dan taqwa. Soalnya banyak banget ilmu yang bisa kamu dapet dari acara ini.

Div. Akomodasi

Yang ngerasa paling kuat menerima kerjaan yang lebih ke teknis  bisa gabung di akomodasi,,,, buat cowok-cowok niiiih,,, eh cewek boleh juga.

Div. Pubdok

Buat kamu yang suka/doyan/hobi disain grafis, membuat animasi, bahkan film bisa kamu lakukan bila kamu masuk di pubdok. Oia satu lagi buat yang suka foto2 disini juga tempatnya. Makanya yang punya kamera, handy cam, computer, dan punya ilmunya, rugi kalo gak gabung di pubdok. Kita target disiarin sampai ke TV  Nasional lho,,,, jadi butuh banget temen-temen yang jago dalam hal-hal yang tadi.

Div. Manajemen Sumber Daya Anggota (MSDA)

Ini yang terakhir, memanajemen manusia katanya yang paling susah dalam sebuah perusahaan sekalipun. Makanya yang mau menjadi meneger misalnya, bisa belajar dari sini. Ya itung-itung kursus gratis lah….

so..ayo gabung…

caranya bisa SMS, dateng ke standnya, atau tulis nama kamu di kertas-kertas yang diedarkan di kelas…

tunggu apa lagi!!!

P3R

Posted by: p3rsalman | April 23, 2010

OPEN RECRUITMENT PANITIA P3R

Assalmualaikum warahmatullah wabarakatuh..

Teman-teman…pada penasaran kan??hayoo liat ini….

Ini Apa?

Ini adalah saatnya OPREC PANITIA P3R !!!

HOREE!!!

Ada apa aja di P3R??

Di P3R ini akan diadakan banyaakkk sekali acara menarik. Diantaranya: Olimpiade AlQur’an, Seminar, workshop, dll

Siapa yang boleh jadi panitia?

Kepanitiaan ini terbuka bagi anak-anak 200x, 2007, 2008, dan 2009

Kenapa harus gabung?

Kalau teman-teman bergabung di kepanitiaan ini, insya Allah banyak KEUNTUNGAN yang diperoleh bagi teman-teman semua, diantaranya :

– Mendapatkan PIN panitia P3R
– Mendapatkan Pengalaman
– Mendapatkan pelatihan selama jadi panitia
– Mendapatkan pahala, ladang amal
– Dapat menambah teman dan relasi

Kapan ya daftarnya?

OPREC ini mulai dibuka dari tanggal  24 April 2010 sampai 21 Mei 2010..

ayooo buruan daftar!!!

Dimana sih?

kalian semua dapat mendaftarkan diri kalian di stand-stand masjid SALMAN ITB atau dapat via SMS*..

ayoo..jangan mau kalah sama teman-teman yang lainnn….

Duhhh gimana sih caranya??

Caranya kalian tinggal dateng aja ke STAND pengdaftaran di depan Masjid SALMAN ITB atau kalau kalian ingin yang lebih simpel..

*CARAnya GAMPANG, kalian tinggal kirim SMS ke:

Ikhwan (Laki-laki) ke Ariya 085222444577

Akhwat (Perempuan) ke Nadia 085624082857

Nah Penasarankan sama acaranya…

makanya BURUAN daftarin diri kamu sekarang juga!!

Pasti bakal bikin harimu lebih SERU!!!!

^_^

 

TIM MSDA

Posted by: p3rsalman | April 4, 2010

MAHASISWA BERKARAKTER MENJADI HARGA MAHAL

Mahasiswa masuk di dalam barisan pemuda dan banyak tugas yang harus dilakukan sebagai seorang mahasiswa. Karena mahasiswa adalah tulang punggung bangsa menjadikannya sosok yang harus dapat dukungan dari semua pihak untuk dapat mengeluarkan semua potensi yang dimiliki. “Berikan aku sepuluh pemuda maka aku akan mengubah dunia”, begitu yakinnya Bung Karno pada potensi mahasiswa. Banyak hal yang harus diperbaiki dan bagi pemuda itu bukan hal yang sulit karena potensi waktu, kesempatan, dan usaha masih terbuka lebar.

Maka dari itu mahasiswa ITB harus mampu mengubah situasi saat ini. Puluhan masalah teknis bahkan mungkin ratusan yang harus dijelaskan secara terperinci untuk sebuah perubahan di kampus ganesha. Mulai dari permasalahan fisik kampus, kualitas dosen dan mahasiswa, dan moral mahasiswa merupakan tiga sisi yang berbeda yang harus diperbaiki. Tapi ada hal yang sangat mendasar yang menjadi keresahan yang terutama dirasakan oleh para alumni yakni masalah karakter mahasiswa ITB. Padahal yang membedakan mahasiswa ITB dengan mahasiswa universitas manapun adalah masalah karakter yang dimilikinya. Mahasiswa yang berkarakter dia tahu untuk apa dia melakukan sesuatu termasuk kuliah, mahasiswa yang berkarakter dia akan mampu survive di dunia kerja nantinya, mahasiswa yang berkarakter akan selalu siap memimpin bangsa.

Karakter adalah sistem daya juang yang menggunakan nilai-nilai moral yang terpatri dalam diri individu yang mendasari pemikiran, sikap, dan perilaku (Juntika 2009). Tanpa adanya daya juang mahasiswa tak akan terbentuk karakter yang kuat, semakin tinggi daya juangnya semakin berat medan yang dilaluinya maka tak ada alasan lagi bagi mahasiswa untuk jadi pecundang. Seharusnya mahasiswa diberi tugas yang banyak agar kemampuan berfikir dan manajemennya baik, tapi juga perlu diingat betapa pentingnya sebuah teladan. Mahasiswa bisa berkarakter tidak lepas bimbingan dosennya, apabila dosen tidak mengerti cara mengajar yang dia tahu hanya menyampaikan kuliah maka hanyalah kuli berlabel S1 yang akan diluluskan di Sabuga.

When character is lost everything is lost, korupsi, konflik antar suku, konflik antar partai, merupakan contoh mulai hilangnya karakter bangsa. Hati nurani menjadi suara sumbang di telinga, akal fikiran terbelokkan suasana menjadikan merah putih bangsa tak lagi bisa dibedakan. Korupsi Indonesia menempati peringkat tiga besar dunia suatu prestasi yang memprihatinkan. Konflik antar suku selalu terjadi layak siklus pergantian musim yang selalu konstan. Konflik antar partai walau menjadikan pemilu ramai dan menarik perhatian tapi ini merupakan hilangnya karakter bangsa secara keseluruhan. Dengan dasar demokrasi semua orang boleh mencalonkan diri sebagai wakil rakyat yang menyedihkan banyak artis yang beralih profesi dikala populeritasnya menurun, apakah mau dijadikan sebuah sinetron bangsa ini? Mahasiswa tanpa karakter takkan mampu mengubah kondisi ini.

Mahasiswa ITB Sekarang

Kekecewaan adalah kata kedua yang mucul setelah masuk kampus ganesha. Seorang anak SMA yag masih baru menginjak bangku perkuliahan ia merasa kecewa dengan budaya yang sekarang dimiliki teman dan kakak tingkatnya. Sebelum masuk melalui jalur SNMPTN di ITB ia berharap bisa memperjuangkan nasib rakyat walaupun masih mahasiswa. Dia berpikir sudah berada di tmpat yang tepat di institut terbaik bangsa. Tapi kenyataan berbeda, isi obrolan mahasiswa hanya masalah perkuliahan, browsing dan chatting untuk mengisi waktu luang, dan hedonisme menjadi mayoritas pemahaman.

Pendapat, pernyataan, dan sebuah ‘tonjokan’, katakanlah, yang mafhum terlontar ketika berbicara mengenai lulusan institusi ganesha 10 bandung. Bahkan Kus, mantan rektor, telah berulang kali berkata seperti itu, curhat, hampir dalam berbagai kesempatan. Hingga ia ‘menganjurkan’, bahkan hingga ‘mendorong’ mahasiswa untuk gaul, gaul, dan gaul. Menjadi suatu pertanyaan, apakah memang alumni kita seperti itu? Sebelum sebuah kata “tanyakanlah pada diri anda sendiri” tampil di tulisan ini, sebuah pemahaman mengenai lingkungan, dan geo-sosio-politik tempat anda berada harus disadari lebih dulu. Maksudnya? Begini, hampir selama kita belajar, mengenal sebuah lingkungan sosial paling kecil hingga akhirnya kita menimba ilmu pada bangku pendidikan -dasar hingga atas-, satu hal yang selalu ditanamkan adalah sebuah nilai moral bernama kekeluargaan (sumber: IA ITB, 2005).

Nilai kekeluargaan masih sangat kurang, sedikit saling menghargai, sedikit tenggang rasa. Konflik antar himpunan merupakan hal yang biasa, adu pukul, perang dingin selalu terjadi, entah apa alasannya belum diketahui, mungkin hanya menjalankan tradisi yang ada. Himpunan cowok berlomba-lomba menunjukkan kejantanannya dan himpunan mayoritas cewek menjadi sedikit tersisihkan, itu hal biasa tapi satu hal yang memang kurang yakni rasa saling memiliki, rasa saling menghormati, rasa kekeluargaan. Seharusnya rasa kekeluargaan terbangun dengan teman sekampus, ego menang sendiri, ego eksistensi menjadi pemicu utama hingga saat ini KM ITB yang merupakan citra mahasiswa ITB di luar kampus tidak lagi terlihat kekritisannya karena memang masalah internal kemahasiswaan yang belum ideal.

Begitu memprihatinkan kondisi mahasiswa ITB, harus segera disadarkan dan dibangun hubungan kekeluargaan yang baik. Karena dengan keluarga yang nyaman akan terbentuk anak-anak yang bisa meneladani pendahulu-pendahulunya yang telah susah payah membangun bangsa. Langkah awal yang harus dibangun mahasiswa dalam diri mereka masing-masing adalah karakter. Tanpa karakter mahasiswa tidak lagi dalam barisan pemuda tapi masuk dalam barisan angsa berdasi yang hanya bisa membebek.

“Seharusnya Kita mahasiswa muslim ITB harus bisa lebih dari ini semua”

Kamal Muzzaki

Biologi 2008

Ketua P3R

Posted by: p3rsalman | March 23, 2010

Terima Tulisan

Assalamualaikum wr wb.

Untuk semua panitia atau elemen masjid Salman, blog P3R menerima tulisan teman-teman untuk di posting di blog ini.

Tulisan dapat bertopik apa saja asalkan tidak mengandung SARA.

Jazakallah Khairan Katsiran.

-TMP-

Posted by: p3rsalman | March 23, 2010

Komitmen vs Amanah

Dalam sebuah keorganisasian adanya hubungan yang terjalin antara ketua dan anggotanya sangat penting. Ketika seorang ketua memiliki gagasan yang baik dan langkah nyata untuk mencapai gagasan tersebut tanpa seorang anggota yang membantu itu akan menjadi hal yang percuma, sia-sia, dan tidak dapat diwujudkan. Hubungan yang harmonis ini seharusnya dibentuk oleh sebuah tali pengikat kuat yang dinamakan komitmen.

Ada dua pendekatan dalam merumuskan definisi komitmen dalam berorganisasi. Yang pertama melibatkan usaha untuk mengilustrasikan bahwa komitmen dapat muncul dalam berbagai bentuk, maksudnya arti dari komitmen menjelaskan perbedaan hubungan antara anggota organisasi dan entitas lainnya (salah satunya organisasi itu sendiri). Yang kedua melibatkan usaha untuk memisahkan diantara berbagai entitas di mana individu berkembang menjadi memiliki komitmen. Kedua pendekatan ini tidak compatible namun dapat menjelaskan definisi dari komitmen, bagaimana proses perkembangannya dan bagaimana implikasinya terhadap individu dan organisasi (Meyer & Allen, 1997).

Komitmen tentu saja merupakan sesuatu yang penting yang seharusnya sudah dimiliki oleh para elemen organisasi yang terlibat karena komitmen ini merupaka satu bentuk amanah seorang manusia. Apa itu amanah? amanah dapat diartikan menunaikan apa-apa yang dititipkan atau dipercayakan. Bagaimana kita mampu menunaikan suatu amanah tanpa merasa terbebani ya salah satu jawabnya adalah dengan adanya komitmen. Jadi seharusnya ORANG yang AMANAH adalah ORANG yang memiliki KOMITMEN.

Komitmen memiliki tiga tingkatan* :

Affective commitment

Affective commitment berkaitan dengan hubungan emosional anggota terhadap organisasinya, identifikasi dengan organisasi, dan keterlibatan anggota dengan kegiatan di organisasi. Anggota organisasi dengan affective commitment yang tinggi akan terus menjadi anggota dalam organisasi karena memang memiliki keinginan untuk itu (Allen & Meyer, 1997).

Continuance commitment

Continuance commitment berkaitan dengan kesadaran anggota organisasi akan mengalami kerugian jika meninggalkan organisasi. Anggota organisasi dengan continuance commitment yang tinggi akan terus menjadi anggota dalam organisasi karena mereka memiliki kebutuhan untuk menjadi anggota organisasi tersebut (Allen & Meyer, 1997).

Normative commitment

Normative commitment menggambarkan perasaan keterikatan untuk terus berada dalam organisasi. Anggota organisasi dengan normative commitment yang tinggi akan terus menjadi anggota dalam organisasi karena merasa dirinya harus berada dalam organisasi tersebut (Allen & Meyer, 1997).

Mengapa komitmen begitu penting? karena amanah itu SANGAT penting. Ini dapat dilihat dari beberapa ayat dan hadist berikut :

 Allah swt. berfirman: “Sesungguhnya Kami menawarkan amanah kepada langit, bumi, dan gunung-gunung. Namun mereka menolak dan khawatir untuk memikulnya. Dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zhalim lagi amat bodoh.” (Al-Ahzab 72).

Rasulullah saw. bersabda, “Jika amanah diabaikan maka tunggulah kiamat.” Sahabat bertanya, “Bagaimanakah amanah itu disia-siakan, wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. menjawab, “Jika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran.” (Al-Bukhari)

Lihat kawan betapa beratnya satu amanah dimana manusia sendiri yang memilih untuk memikul itu bahkan jika tidak dijalankan dengan baik hukumannya adalah suatu kehancuran. Inilah mengapa pentingnya menjalankan amanah dengan tingkat komitmen yang tinggi. Ketika seseorang menerima suatu amanah itu dapat diartikan bahwa orang tersebut memang siap atas segala resiko yang akan ditanggung, siap tidak tidur, siap syuro pagi-pagi, dan siap mempertanggungjawabkannya dihadapan Allah nanti. Seseorang yang menerima amanah dapat diartikan seseorang yang memiliki komitmen yang tinggi atas amanahnya tersebut yang memiliki rasa kepemilikan dan keterikatan atas organisasi yang ia jabat sehingga ia  seharusnya mampu mempertanggungjawabkan di hadapan siapapun dan yang terpenting di hadapan Allah nanti (mudah-mudahan). Amin.

Pada akhirnya penulis ingin menanyakan sesuatu:

Komitmen, sesuatu yang seHARUSnya telah ada atau sesuatu yang HARUS diminta?

* diambil dari rumahbelajarpsikologi.com

Nadia Juli Indrani

10607041

Tim Management Panitia

Posted by: p3rsalman | March 17, 2010

Sedikit Pengenalan

PANITIA PROGRAM RAMADAN SALMAN ITB

Sebuah Dakwah Eksperimental

Kehangatan pelayanan senantiasa menjadi poin penting dalam setiap agenda, senyuman berseri menjadi taburan yang takkan tergantikan, serta kehikmatan yang selalu memberikan kedamain kepada jamaah. Panitia Pelaksana Program Ramadhan Salman ITB berusaha mewujudkan itu semua dalam serangkaian acara yang biasa dilakukan sejak sebelum Ramadhan sampai bubarnya sholat Idul Fitri tiap tahunnya. Serangkaian kegiatan yang selalu menjadi ajang berkreasi aktivis Salman dari aspek peribadatan sampai ke ranah kesenian yang membuat kehalusan rasa.. Maka tak heran kalau P3R bukan melulu kegiatan formal yang terkesan eksklusif, justru kegiatan-kegiatan fresh dan bercita rasa tinggi yang akan digarap oleh muslim-muslim experimental.

Tidak bisa dipungkiri lagi kalau semangat melayani demi ridho Ilahi menjadi pondasi utama yang mampu mencengkram niat tulus dengan implementasi  amalan nyata. Dari sinilah terbangun sebuah rencana-rencana dalam bentuk pelayanan dengan nuansa berbeda sekaligus tetap membawa nuansa Ramadhan sebagai bulan eskalasi pengabdian hamba kepada Rob-nya. Segmentasi objek pelayanan meliputi berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa ITB maupun mahasiswa secara umum sebagai objek utama sampai ke tlatah mancanegara sebagai pengejawantahan visi Salman dalam mewujudkan peradaban Islami.

Melihat potensi mahasiswa ITB khususnya dan mahasiswa dari institusi lain yang beraktivitas di Salman pada umumnya sangatlah besar. Ditambah lagi dengan cita-cita melangit mereka, merupakan keharusan terwujudnya acara spektakuler sebagai wujud kreasi dari segudang ide yang di miliki muslim-muslim beruntung ini. Karena umat muslim di Indonesia pada umumnya telah jenuh dengan format acara-acara yang selama ini umum diselenggarakan di berbagai unit dakwah, maka sebuah coretan kreasi, dentuman petikan sebuah senandung, sketsa pahatan  imajinasi akan membentuk karya penuh curahan isi hati. Kebebasan ide berkreasi inilahi modal ke-2.

72 tahun lagi P3R tahun ini akan baru bisa terulang lagi karena bulan Ramadhan tahun ini bertepatan dengan penerimaan mahasiswa bari ITB angkatan 2010, hubungan Salman dengan ITB yang semakin harmonis, dan kesempatan untuk berkreasi sebebas-bebasnya telah diberikan kepada mahasiswa untuk menjadi objek sekaligus subjek dakwah. Sinergai unit-unit kegiatan di Salam dan berbagai lembaga yang ada di dalamnya ditambah dengan kolaborasi dengan unit dakwah kampus ITB adalah modal ke-3. Maka tidak ada kata tidak mungkin untuk sebuah karya yang eksperimental dan spektakuler di P3R tahun ini. Karena P3R bukan sekedar panitia program di bulan ramadhan saja melainkan sebuah Panitia Eksperimental untuk Ramadhan yang spesial. Mari bergabung bersama untuk sebuah dakwah eksperimental di Indonesia.

M Kamal Muzakki

Biologi 2008

Ketua P3R

Posted by: p3rsalman | March 17, 2010

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories